Sugeng dalu teng Mahaleta
Rabu, 3 September 2014. Mungkin itu bisa disebut sebagai salah satu tanggal yang paling sejarah dalam hidupku.Pada tanggal itu aku pertama kali menginjakkan tanah di Pulau terjauh yakni Pulau Sermata, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kecamatan Mdona Hyera, Desa Mahaleta.Rasa sedih bercampur suka menyelimutiku saat itu.Sedih karena harus berpisah jauh dari orang tua dalam waktu yang cukup lama tapi itu semua seakan mulai terhapus oleh rasa takjub, kagum, dan perasaan senang yang luar biasa ketika tahu bahwa Nusantara Indonesia itu begitu indah.Kedatangan kami ber Sembilan belas di sambut meriah oleh para penduduk asli pulau sermata. Dan akhirnya setelah 4 hari kami semua “meginap” di kapal, (Sabuk Nusantara 43), kami semua dapat menghirup udara segar sambil bermain dan bernyanyi bersama anak-anak tuhan. Lagu “Kami Peduli” merupakan lagu yang membakar semangat kami saat pertama kali mengetahui betapa indahnya Nusantara Indonesia ini. Hari itu teman-teman ku bermalam di rumah Kepa...